“MB” BAGI ANAK

· Uncategorized
Penulis

Apakah “MB” itu?

“MB” adalah sebuah singkatan dari Motivasi Belajar. Motivasi sangat penting untuk untuk kesuksesan anak dalam belajar. Peran motivasi sangatlah besar, 90% kesuksesan belajar dapat dicapai dengan motivasi yang besar dari pihak manapun.

faktor penting dan mendasar untuk memberikan kontribusi bagi keberhasilan siswa mencapai hasil belajar yang baik adalah kecerdasan, bakat dan minat, perhatian, motivasi kesehatan, cara belajar, lingkungan keluarga,  pergaulan, sekolah dan sarana pendukung belajar lainnya. Motivasi adalah sebuah dorongan yang mebuat seseorang melakukan sesuatu. Motivasi selalu mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Siswa yang kehilangan motivasi belajar akan memberi dampak kurang baik bagi prestasi belajarnya.

Bagaimana seorang guru dalam memotivasi anak didiknya, seorang ibu memotivasi anak kesayangannya. Berikut ini adalah cara bagaimana kita bisa menjadi motivator yang hebat untuk anak didik kita :

  • Belajar adalah Ibadah

Tanamkan pada anak didik kita bahwa belajar adalah ibadah. Motivasi ini sangat penting pada saat anak mendapat nilai jelek, anak akan tetap termotivasi untuk belajar, bahkan mendapat nilai yang lebih baik.

  • Sering memberi label pada anak “Anak pintar, Anak cerdas dll”

Sering-seringlah memberi label pada anak kita dengan sebutan “Anak pintar”,”Anak cerdas” dan sebagainya. Jangan sekali-kali memberi label negatif pada anak didik kita. Seperti, “Anak bodoh”, “anak nakal” dan sebagainya. Pelabelan ini sangat berpengaruh pada motivasi belajar siswa.

  • Lembar motivasi

Ajaklah anak didik kita untuk membuat lembar motivasi dengan cara:

  1. Lembar motivasi dengan kertas manila, asturo, atau kertas gambar.
  2. Tuliskan cita-cita pada masing-masing anak dalam kertas tersebut.
  3. Hiasi tulisan tersebut seindah mungkin.
  4. Tempelkan tulisan tersebut dikelas, ruang belajar, atau tembok kamarnya.
  • Memberi Pujian/Penghargaan

Berikan pujian pada setiap karya yang dibuat anak. Bahkan sejelek apapun karya anak tetap berikan pujian. Misalnya dengan mengatakan “Bagus sekali gambarannmu mawar”.

  • Memberikan hadiah

Memotivasi anak dengan pemberian hadiah sangatlah efektif. Walaupun nilai hadiah itu tidak seberapa. Hadiah diberikan setelah anak mencapai targetnya. Misalnya “nanti kalau menang menggambar, dapat haiah buku cerita dari ibu”.

  • Keteladanan

Nasihat dan pendidikan dari orang tua / guru kepada anak ataub anak didiknya dianggap mendorong dan memotivasi anak-abak untuk melakukan sesuatu yang baik. Bagaimana mungkin anak didik kita akan termotivasi belajarnya kalau kita sendiri tidak bersemangat dalam memotivasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: